Jangan Pakai Calo! Begini Prosedur Mendapatkan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)

Kebanyakan masyarakat saat ini cenderung malas untuk mengurus sendiri Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Masyarakat memang lebih sering menggunakan jasa calo atau menyuruh orang lain karena tidak mengetahui cara mengurus maupun persyaratan IMB. Padahal sebenarnya apabila dikerjakan sendiri ternyata membuat surat izin mendirikan bangunan tidaklah sulit.

IMB sendiri merupakan produk hukum yang berisi persetujuan dimana dikeluarkan oleh kepala daerah setempat. IMB wajib dimiliki oleh pemilik bangunan yang ingin atau akan membangun, mengubah, menambah, maupun merenovasi bangunan miliknya. Sehingga bagi pemilik rumah atau bangunan yang tidak mengurus IMB ini maka bangunan tersebut tidak memiliki kekuatan di mata hukum. Dampaknya bisa menyebabkan permasalahan sengketa lahan atau bangunan dimasa yang mendatang. Oleh karena itu sebaiknya Anda mengetahui prosedur untuk mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan IMB yang akan dibahas berikut ini.

Jangan Pakai Calo! Begini Prosedur Mendapatkan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)

 

Prosedur dan Persyaratan Permohonan Ijin Mendirikan Bangunan

Jika ingin mengajukan permohonan pembuatan IMB maka pemohon wajib melengkapi beberapa persyaratan IMB. Syarat-syarat permohonan IMB diantaranya foto kopi identitas pemilik bangunan seperti KTP, foto copy SPPT serta melampirkan bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan tahun berjalan. Selain persyaratan tersebut pemohon juga wajib melampirkan foto kopi surat kepemilikan tanah, surat kuasa (apabila dikuasakan) serta  pernyataan kepemilikan tanah.

Setelah melengkapi beberapa persyaratan permohonan IMB seperti yang sudah disebutkan di atas, maka anda bisa melanjutkan ke alur pembuatan IMB untuk bangunan rumah dibawah 500 meter persegi. Karena memang prosedur permohonan IMB sendiri dikategorikan berdasarkan ukuran bangunan. Untuk kategori bangunan di bawah 500 meter persegi dapat mengurus IMB secara langsung melalui kecamatan di loket pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). Selanjutnya anda bisa mengisi formulir untuk mengajukan pengukuran tanah. Biasanya selang 1 minggu kemudian petugas akan datang ke rumah anda untuk mengukur dan membuat denah rumah anda. Nantinya denah atau gambar tersebut dapat dijadikan blueprint untuk IMB.

Baca juga : Punya Rencana Beli Properti? Ketahui Perbedaan Girik, SHM, AJB dan HGB

Lalu berapa lama proses pembuatan IMB rumah tinggal? Apabila prosedur gambar denah selesai maka proses pengajuan IMB dapat dilaksanakan. Biasanya jangka waktu yang dibutuhkan dalam pembuatan IMB memakan waktu 15 hari kerja. Sedangkan biaya yang harus dikeluarkan untuk pengurusan IMB rumah tinggal tidaklah besar dibanding Anda harus menggunakan jasa calo yakni hanya Rp 2.500 per meter persegi.

Bagaimana mudah sekali bukan cara atau prosedur mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)? Oleh karena itu dalam pengurusan surat izin ini sebaiknya anda tidak menggunakan jasa calo dimana biasanya biayanya lebih mahal daripada mengurus sendiri. Selain itu untuk beberapa kota besar sudah memiliki layanan permohonan Izin Mendirikan Bangunan online. Sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor pelayanan IMB. Sehingga cara online ini memang dinilai lebih praktis, namun Sayangnya belum digunakan secara luas di seluruh Indonesia.